Remaja Ini Nekat Merampok 7-Eleven di Singapura Pakai Pisau Buah

Menurut pengacaranya, remaja itu memiliki keinginan "tiba-tiba" untuk meniru adegan perampokan dari film.
Remaja Ini Nekat Merampok 7-Eleven di Singapura Pakai Pisau Buah
(WILX)

Nusantaratv.com- Seorang remaja Singapura merampok sebuah toko 7-Eleven di Sengkang, Singapura. Saat beraksi, ia membawa pisau buah dan mengambil enam paket rokok beserta burger ayam. 

Menurut pengacaranya, remaja itu memiliki keinginan "tiba-tiba" untuk meniru adegan perampokan dari film.

Perampok itu, Jason Seow, 18, juga mengatakan dia tahu bahwa hanya akan ada satu karyawan yang bekerja di sana dan dia ingin mendapatkan makanan tetapi tidak membawa uang.

 Dia mengaku bersalah atas satu tuduhan perampokan pada tanggal 21 Februari.

 Menurut Channel News Asia , perampokan itu terjadi tahun lalu pada 3 Agustus dan itu dimulai dengan Jason meninggalkan rumahnya pukul 12.30 pagi dengan pisau buah di sakunya. 

Begitu sampai di toko, ia meletakkan cokelat di meja kasir yang dijaga oleh seorang asisten toko berusia 21 tahun.

Ketika korban terganggu, Jason mengarahkan pisaunya dan menyuruh korban untuk mengosongkan mesin kasir dan meletakkan beberapa rokok di tasnya. 

Namun, korban hanya bisa mendapatkan rokok untuknya karena dia tidak bisa membuka mesin kasir. 

Jason kemudian mengambil enam bungkus rokok dan burger ayam dari lemari es. Tidak puas, ia kemudian mulai mencekik asisten toko untuk membuatnya pingsan dan menunda polisi datang.

 Tapi khawatir ini akan menarik orang yang lewat, ia dengan cepat meninggalkan pengejaran ini dan mengucapkan terima kasih kepada korban karena mengizinkannya mencuri sebelum meninggalkan toko.

Dia kemudian pergi ke lapangan basket dan berganti pakaian. Dia telah merencanakan untuk merampok outlet 7-Eleven lain karena dia tidak mendapatkan uang tunai lebih awal tetapi tidak berhasil karena dia menyadari dia tidak memiliki set pakaian lain. 

Jason mengaku bersalah dan pengacara pembelanya meminta laporan masa percobaan karena kliennya masih muda dan ini adalah sikat pertamanya dengan hukum.

"Ketika menyelidiki lebih jauh mengapa klien kami ingin meniru adegan perampokan yang dia lihat di televisi, klien kami hanya diam dan secara berkala menyatakan bahwa dia salah dan 'jahat' untuk melakukan hal seperti itu."

‌Ibu Jason mengatakan bahwa sejak dia bersatu dengan hukum, sikapnya yang memberontak telah berubah total dan dia mendengarkan saran mereka. Jason akan kembali ke pengadilan pada 28 Februari untuk dijatuhi hukuman.

 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0