Bule Portugal Kedapatan Mesum Sama Janda. Diarak Warga dan Diancam Hukum Cambuk

Seorang bule asal Portugal kedapatan mesum dengan seorang janda di Aceh baru-baru ini.
Bule Portugal Kedapatan Mesum Sama Janda. Diarak Warga dan Diancam Hukum Cambuk
Bule Portugal dan janda di Aceh ini dgerebek warga karena mesum

Jakarta, Nusantaratv.com - Pria berkebangsaan Portugal tersebut berinisial JM (41) ditangkap warga bersama seorang janda berinisial YU (37).

Penangkapan pria asal Portugal dan janda yang disebut-sebut pandai bahasa Inggris ini terjadi di dalam sebuah rumah di kawasan Muara Dua, Lhokseumawe.

Penangkapan ini terjadi pada Rabu (19/2/2020) sekitar pukul 20.30 WIB malam.

Pasangan tersebut ditangkap atas dugaan melakukan mesum (khalwat) karena saat menangkapan keduanya sedang dalam sebuah rumah.

Hingga Kamis (20/2/2020), keduanya masih diamankan di Polres Lhokseumawe untuk proses pemeriksaan lanjutan.

Warga lalu membawa pasangan ini ke meunasah gampong setempat untuk disidangkan dan dimandikan dengan air parit sebelum digelandang ke kantor Wilayatul Hisbah (Polisi Syariah) atau Satpol PP Kota Lhokseumawe.

Tidak lama kemudian, personel Wilayatul Hisbah (WH) tiba ke lokasi.

JM tersebut bekerja di salah satu perusahaan di Lhokseumawe sebagai supervisor.

Selanjutnya keduanya dibawa ke Kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe.

"Di kantor, kita hanya memintai keterangan awal, sehingga pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi, keduanya pun diserahkan ke Polres Lhokseumawe," ujar Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Dr Irsyadi.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Wakilnya Kompol Ahzan, membenarkan telah mengamankan pasangan tersebut.

Prianya merupakan tenaga kerja asing asal Portugal.

Selama ini pria tersebut bekerja di satu perusahaan di kawasan Muara Satu Lhokseumawe.

"Untuk wanitanya memang pandai bahasa Inggris.

Kemungkinan wanita tersebut awalnya merupakan guide dan mereka sudah berkenalan sejak berapa bulan lalu," kata Kompol Ahzan.

Ditanya apakah mereka memang malam itu melakukan khalwat, Kompol Ahzan, menyebutkan, kalau keduanya masih dimintai keterangan oleh penyidik.

"Sedangkan bila memang nantinya ada unsur pelanggaran syariat Islam, pastinya akan diproses secara lanjut sesuai qanun yang berlaku di Aceh," pungkas Kompol Ahzan.

Bila dinyatakan bersalah JM (41) bakal menghadapi hukuman cambuk seperti yang selama ini diterapkan di Aceh.

Bila ini terlaksana maka JM (41) bakal menjadi bule pertama yang menjalaninya. (tribunnews.com)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
2
love
0
funny
1
angry
0
sad
0
wow
0