Kedahsyatan Asteroid 2002 PZ39 yang Bisa Binasakan Bumi, Tak Akan Terjadi Akhir Pekan Ini

Asteroid 2002 PZ39 Memiliki Diameter 440 Meter Hinga 990 Meter dan Para Astronom Telah Melacaknya Selama Beberapa Waktu.
Kedahsyatan Asteroid 2002 PZ39 yang Bisa Binasakan Bumi, Tak Akan Terjadi Akhir Pekan Ini
Asteroid yang akan menabrak dan memicu kepunahan di bumi hanyalah rumor yang terlalu dibesar-besarkan. (Popsci)

Jakarta, Nusantaratv.com - Anda mungkin membaca berita utama yang mengkhawatirkan mengenai 'si pembunuh planet' yang akan membinasakan bumi pada akhir pekan ini. Tapi Anda tak perlu khawatir. Sebab, asteroid yang akan menabrak hingga memicu kepunahan di bumi hanyalah rumor yang terlalu dibesar-besarkan.

Akhir pekan ini, objek yang dikenal sebagai Asteroid 2002 PZ39 akan gagal menabrak bumi. Sebelumnya, batu angkasa tersebut dikabarkan akan melewati planet bumi pada Sabtu (15/2/2020).

Didefinisikan sebagai sesuatu yang sangat berbahaya, asteroid 2002 PZ39 memiliki diameter 440 meter hinga 990 meter dan para astronom telah melacaknya selama beberapa waktu. "Lintasan asteroid ini sangat terkenal," cuit the NASA Jet Propulsion Lab's Center for Near Earth Object Studies, pada Kamis (13/2/2020).

"Pada hari Sabtu, ia akan melewati Bumi pada jarak aman 3,59 juta mil atau sekitar 15 kali jarak Bulan," lanjut cuitannya.

Terkait hal ini, Amy Mainzer, seorang profesor survei asteroid di University of Arizona's Lunar and Planetary Lab, mengatakan para ilmuwan melakukan yang terbaik guna melacak benda-benda yang lewat di dekatnya.

"Kita tahu bahwa dampak asteroid terjadi pada apa yang kita sebut rentang waktu astronom. Itu berarti jutaan tahun," kata Mainzer, dilansir dari Popsci, Sabtu (15/2/2020).

Pada waktu tertentu, ungkap Mainzer, asteroid besar yang berdampak pada bumi memiliki probabilitas yang sangat rendah. Namun berpotensi memiliki konsekuensi tinggi. Itu sebabnya NASA dan kolaboratornya (yang mana Mainzer adalah salah satunya) mengawasi apa yang mereka sebut sebagai Objek Bumi Dekat, atau NEO.

Baca Juga: Asteroid Bakal Tabrak Bumi Sabtu Besok, Berpotensi Bencana Tsunami?

"Tapi itu bukan proses sederhana untuk mencari tahu di mana asteroid berada dan apa lintasan mereka mungkin. Itu sebagian sebagai ruang besar, dan NEO relatif kecil," tuturnya. "Yang pertama dan paling penting adalah bahwa (NASA) harus dapat menemukan asteroid terlebih dahulu," tambah Mainzer. 

Selama bertahun-tahun, NASA telah menemukan sebagian besar NEO yang sangat besar, dan lebih besar dari ukuran 0,6 mil. "Itu adalah hal-hal yang mampu memusnahkan sebagian besar kehidupan di Bumi," urainya.

"Tetapi ketika kita sampai pada hal-hal yang masih cukup besar untuk menyebabkan apa yang saya sebut kerusakan regional yang parah, kami masih belum menemukan mayoritas dari itu. Dan itu akan memakan waktu bertahun-tahun," imbuhnya.

Untuk mengidentifikasi NEO dan menentukan lintasannya, para astronom memerlukan beberapa gambar teleskop di mana NEO muncul, diambil dalam rentang waktu yang luas. NASA telah berhasil mengenali asteroid 2002 PZ39 dalam pengamatan yang dilakukan sejak 1995, tujuh tahun sebelum diidentifikasi. Mereka memiliki banyak pengamatan, yang berarti tingkat kepastian yang tinggi tentang jalur asteroid.

Baca Juga: Besok Asteroid 2002 PZ39 Dikabarkan Bakal Membentur Bumi

Tetapi untuk melakukan itu terhadap semua NEO yang berpotensi menyebabkan kepunahan bagi bumi, mereka membutuhkan lebih banyak waktu dan lebih banyak teleskop. Disebutkan Mainzer, sejumlah tim sedang mengerjakan masalah ini.

Dia terlibat dalam satu proyek besar untuk membangun teleskop inframerah yang diharapkan akan memetakan banyak objek ini selama misinya. Jika semuanya berjalan dengan baik, Mainzer mengatakan, itu harus online pada 2025.

Idealnya, sebuah NEO yang menuju bumi akan terlihat selama beberapa dekade sebelum dampaknya, dan itu akan memberi banyak waktu bagi pemerintah dan lembaga ruang angkasa untuk mencari cara bagaimana membelokkannya. "Ini adalah sesuatu yang belum pernah kami lakukan sebelumnya, kecuali dalam film," tuturnya.

"Meskipun melihat 'si pembunuh planet' yang potensial secara teknis sulit, dalam hal kekhawatiran eksistensial itu adalah hal yang cukup mudah untuk dilacak," jelas Mainzer. 

Risiko berukuran sedang ini dapat dikurangi dengan mengawasi langit untuk NEO dan menempatkan rencana untuk bagaimana menghadapinya. "Dan itu sudah kami lakukan. Jika Anda pernah khawatir tentang asteroid atau benda lain yang dilacak NASA, Anda dapat memeriksa statusnya sendiri secara online," tukas Mainzer.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0