Wabah Coronavirus Mengguncang Industri Luar Angkasa

Situasi coronavirus juga menyebabkan NASA mengubah beberapa penjadwalannya. 
Wabah Coronavirus Mengguncang Industri Luar Angkasa
(NASA)

Nusantaratv.com- COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh coronavirus baru , telah membuat lebih dari 130.000 orang sakit di seluruh dunia hingga saat ini, dengan lebih dari 5.000 kematian dikonfirmasi. 

Kedua angka itu pasti akan meningkat pesat karena kini masih dalam tahap awal pandemi, para pejabat kesehatan menekankan.

Dampak ekonomi COVID-19 sudah signifikan, karena siapa pun yang mengawasi pasar saham pasti memperhatikan. Lalu lintas maskapai menurun, liga-liga olahraga besar seperti NBA telah menangguhkan atau membatalkan musim mereka, dan banyak organisasi mengarahkan karyawan mereka untuk bekerja dari rumah.

Menurut laporan NASA awal bulan ini, badan antariksa menempatkan Pusat Penelitian Ames di Silicon Valley pada " status wajib kerja " hingga pemberitahuan lebih lanjut, setelah seorang karyawan dinyatakan positif COVID-19. 

Dan efeknya beragam pada komunitas industri luar angkasa, dari konferensi yang dibatalkan atau ditunda hingga keterlambatan dalam pengumpulan data sains. 

Situasi coronavirus juga menyebabkan NASA mengubah beberapa penjadwalannya. 

Sebagai contoh, "tiga kampanye ilmu pengetahuan udara NASA Earth Science yang dijadwalkan akan digelar di seluruh negeri musim semi ini telah menjadwal ulang aktivitas lapangan mereka hingga akhir tahun ini," kata Administrator NASA Jim Bridenstine dalam sebuah pernyataan, Senin (9 Maret). 

Dan pada hari Jumat (13 Maret), Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland, membatalkan semua "kunjungan penting" ke berbagai fasilitasnya.

"Goddard juga menutup pusat pengunjungnya di Greenbelt dan di Wallops Flight Facility, Virginia, mulai Jumat 13 Maret, sebagai sarana untuk melindungi dan mendorong jarak sosial," tulis para pejabat NASA dalam pembaruan Jumat. 


 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0