Operasi Plastik Pakai Bahan dari Plastik? ini Faktanya

Kenapa disebut operasi plastik, sementara prosedur bedah ini tak pernah menggunakan bahan plastik?
Operasi Plastik Pakai Bahan dari Plastik? ini Faktanya
Operasi plastik untuk mempercantik diri./beautylogicaclinic.com

Nusantaratv.com - Kemajuan teknologi saat ini telah membuat orang mudah mengubah bentuk anggota tubuh. Operasi plastik telah memanjakan manusia mendapatkan wajah seperti yang diinginkan.

Walau untuk melakukan operasi wajah dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, tapi banyak orang rela merogoh koceknya lebih dalam demi melakukan operasi plastik.

Dengan maraknya operasi plastik saat ini,  pernahkah kalian membayangkan apa itu operasi plastik dan apakah menggunakan bahan dari plastik?

FIlter Cosmetic Surgery Instagram yang dihapus | insider

Kenapa disebut operasi plastik, sementara prosedur bedah ini tak pernah menggunakan bahan plastik? Saat istilah operasi plastik muncul, bahan plastik sendiri bahkan belum ditemukan.

Prosedur operasi plastik tertua yang tercatat sejarah dilakukan pada abad 16. Gaspare Tagliacozzi, seorang tabib asal Italia mencoba memperbaiki cacat hidung salah satu pasiennya dengan transplantasi jaringan kulit dari lengan bagian dalam.

Sementara istilah operasi plastik sendiri digunakan untuk pertama kalinya pada abad 19, tepatnya pada tahun 1837. Namun seperti yang sudah kita ketahui bersama, bedah kosmetik ini sama sekali tidak menggunakan bahan plastik. Dilansir Medscape, plastik baru ditemukan 18 tahun kemudian. Lalu dari mana istilah operasi plastik berasal?

Baca Juga: Pria Ini Rela Oplas Berkali-kali Hanya Demi Mirip Jimin BTS

Dilansir Listverse, kata plastik dalam operasi plastik diadopsi dari bahasa Yunani, yaitu plastikos. Kata ini memiliki arti ‘membentuk’ atau ‘mencetak’, sesuai dengan tujuan operasi plastik pada saat itu, yaitu rekonstruksi bagian tubuh yang rusak atau mengalami kecacatan.

Pada pertengahan abad 19, jenis operasi plastik semakin beragam. Salah satunya adalah rhinoplasty atau operasi hidung. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknik anestesi dan sterilisasi yang penting untuk meminimalisir risiko dalam operasi plastik.

Kendati demikian, pada masa itu operasi plastik belum diakui sebagai salah satu cabang ilmu kedokteran.

Sumber: kepoinkuy.com

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0