Kupas Tuntas Soal Hantavirus, Ini Sederet Fakta yang Wajib Diketahui

Hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar terutama oleh tikus
Kupas Tuntas Soal Hantavirus, Ini Sederet Fakta yang Wajib Diketahui
(MW)

Nusantaratv.com- Sementara seluruh dunia berusaha mencari solusi untuk mencegah wabah coronavirus, sebuah laporan Global Times mengatakan bahwa seseorang dari provinsi Yunnan di China meninggal karena Hantavirus.

 Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan,  Hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar terutama oleh tikus dan dapat menyebabkan berbagai sindrom penyakit pada orang di seluruh dunia.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang Hantavirus di sini adalah beberapa informasi yang disediakan CDC di situs webnya.

1. Apa itu sindrom paru Hantavirus?

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) adalah penyakit pernapasan yang parah, kadang fatal, pada manusia yang disebabkan oleh infeksi Hantavirus.

"Siapa pun yang bersentuhan dengan hewan pengerat yang membawa Hantavirus beresiko terkena HPS. Peran hewan pengerat di dalam dan di sekitar rumah tetap menjadi risiko utama pajanan Hantavirus. Bahkan individu yang sehat berisiko terkena infeksi HPS jika terkena virus," kata CDC .

2. Orang yang Berisiko Infeksi Hantavirus

Menurut CDC, "Siapa pun yang bersentuhan dengan hewan pengerat yang membawa Hantavirus berisiko terkena HPS. Bahkan orang sehat pun berisiko terkena infeksi HPS jika terpapar dengan virus."

Di situs web mereka, CDC juga menulis bahwa Hantavirus menyebar ketika partikel yang mengandung virus dari urin tikus, kotoran, atau air liur diaduk ke udara dan penting untuk menghindari tindakan yang menimbulkan debu, seperti menyapu atau menyedot debu.

"Infeksi terjadi ketika Anda menghirup partikel virus," kata CDC.

3. Tanda dan Gejala

Karena sedikitnya jumlah kasus HPS, CDC mengatakan 'waktu inkubasi' tidak diketahui secara positif.

Gejala Hantavirus awal termasuk demam, kelelahan dan nyeri otot, terutama pada kelompok otot besar seperti pinggul, paha, punggung, dan kadang-kadang bahu. Gejala-gejala ini bersifat universal.

"Namun, berdasarkan informasi yang terbatas, tampak bahwa gejala dapat berkembang antara 1 dan 8 minggu setelah paparan urin segar, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi," tulis CDC.

4. Apakah Sindrom Paru Hantavirus fatal?

Ya, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, HPS bisa berakibat fatal. Ia memiliki angka kematian 38 persen.

5. Perawatan Hantavirus

Tidak ada perawatan khusus, penyembuhan, atau vaksin untuk infeksi Hantavirus. 

Mendiagnosis HPS pada individu yang baru terinfeksi beberapa hari sulit karena gejala awal seperti demam, nyeri otot, dan kelelahan mudah dikacaukan dengan influenza.

"Namun,  jika orang yang terinfeksi dapat terdeteksi lebih awal dan menerima perawatan medis di unit perawatan intensif, mereka mungkin melakukan yang lebih baik," tulis CDC.

6. Cara mencegah Hantavirus

"Hilangkan atau usahakan persempit kontak dengan tikus di rumah, tempat kerja, atau lokasi perkemahan Anda. Jika tikus tidak menemukan di mana Anda berada adalah tempat yang tepat untuk mereka, maka Anda cenderung bersentuhan dengan mereka," kata CDC.

CDC juga merekomendasikan untuk membersihkan makanan yang mudah didapat untuk mencegah infeksi Hantavirus di situs web mereka.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
1
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0