Jadi Tersangka Penganiayaan Petugas KPK, Polisi Diminta Tahan Sekda Papua

Hery dianggap merusak citra PNS Pemprov Papua
Jadi Tersangka Penganiayaan Petugas KPK, Polisi Diminta Tahan Sekda Papua
Komunitas Masyarakat Papua Jakarta.

Jakarta, Nusantaratv.com - Polisi diminta menahan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen yang diduga melakukan penganiayaan terhadap penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Baca juga: 193 Rumah Khusus Diperuntukkan untuk Korban Kerusuhan Wamena 

Mengingat, status tersangka telah ditetapkan penyidik Polda Metro Jaya
terhadap Hery, pada 2 Februari 2019 lalu.

"Sebab Sekda sudah melakukan tindakan kriminal yang tidak terpuji dengan memukul dua anggota KPK sehingga mengalami luka sampai berdarah-darah," ujar Ketua Komunitas Masyarakat Papua Jakarta Zakeus Sabarofek, saat berunjuk rasa di depan Mabes Polri, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Tindakan Hery dinilai mereka mempermalukan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja dengan baik dan profesional di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua. 

Karenanya, pihaknya meminta kepolisian memproses hukum kasus ini secara serius, sehingga peristiwa serupa tak terulang di kemudian hari. 

"Meskipun Sekda merupakan pejabat eselon I, tetapi di mata hukum semua sama apabila melakukan tindak kejahatan. Polisi harus segera menindak yang bersangkutan tanpa pandang bulu," imbuh salah satu orator Komunitas Masyarakat Papua Jakarta, John Numberi. 

Selain di Mabes Polri, mereka berunjuk rasa di depan Kementerian Dalam Negeri untuk meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menonaktifkan Hery dari jabatannya, serta mendatangi KPK guna memberikan dukungan. 

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Hery sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap petugas KPK.

Kasus ini bermula saat penyelidik mendatangi Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019) malam. Mereka ke lokasi, guna memastikan informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi. Namun, mereka justru mendapat kekerasan yang diduga dilakukan Hery. 

"Dua pegawai KPK yang bertugas tersebut mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh. Meskipun kedua petugas itu menunjukkan identitas KPK, pemukulan tetap dilakukan terhadap keduanya," ujar juru bicara KPK saat itu, Febri Diansyah. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
1
sad
0
wow
0